Terdata lebih dari 47 ADHA di Depok Butuh Perhatian Semua Pihak

0
237
Kuldesak bersama Institut Musik Jalanan (IMJ), Humanioract, para Relawan serta donatur menggelar acara pertemuan bertajuk ‘Ada apa Dengan ADHA?’. (Kuldesak/ARC)
- Advertisement -

Kuldesak, Depok- Sedikitnya 47 anak di Kota Depok terinfeksi Human Immunodeficieny Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). Hal tersebut seperti dicatat oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kuldesak yang konsern dibidang sosial kemanusiaan.

“Ada sekitar 47 Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) di Kota Depok. Jumlah itu pun sudah kami laporkan ke Dinas Kesehatan setempat,” ujar Data Manager LSM Kuldesak, Roy Baffih .

Baffih menambahkan, usia ADHA mulai dari 10 bulan hingga 13 tahun. “Mereka terinfeksi virus itu karena keturunan dari orangtuanya. Sementara banyak dari mereka yang orangtua telah meninggal. Maka dari itu, ADHA butuh pendampingan,” jelasnya.

Melihat kondisi tersebut, Kuldesak bersama Institut Musik Jalanan (IMJ), Humanioract, para Relawan serta donatur menggelar acara pertemuan bertajuk ‘Ada apa Dengan ADHA?’.

Program Manager Kuldesak, Hendra Chairudin, menjelaskan acara yang dihelat itu merupakan program yang dilakukan karena dirasa perlunya ada penguatan terhadap ADHA serta para pendampingnya.

“Dalam kegiatan ini, ada santunan dan pemberian gizi seperti vitamin dan susu, untuk ADHA yang kami kumpulkan dari para donatur.” jelas Hendra disela acara yang digelar di Kedai Ekspresi, Jalan Baru, Kampung Lio, RT06/03, Pancoran Mas, Beji, Kota Depok.

Lebih lanjut, Hendra juga menuturkan bahwa tidak hanya memberikan penambahan nutrisi kepada mereka, dalam kegiatan tersebut Kuldesak juga menghadirkan dongeng, hiburan dan Hipnoteraphy serta pemberian informasi kepada para pendamping ADHA.

“Untuk para pendamping ADHA kami berikan penguatan untuk terus merawat dengan metode yang baik dan benar. Pasalnya, banyak sekali mereka yang belum memahami bagaimana cara-cara merawat ADHA yang baik dan benar,” pungkasnya, seperti yang tertulis dalam Infonitas.com, Senin (17/4/2017).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here