Dinyatakan Positiv HIV, Pria ini Berdiri di Depan Publik Guna Melawan Stigma

0
367
Dinyatakan Positiv HIV, Pria ini Berdiri di Depan Publik Guna Melawan Stigma. (Youtube SS: Yle Kioski)
- Advertisement -

Kuldesak- Masih kerap ditemui stigma negatif  dengan mengucilkan ODHA dalam pergaulan sehari-hari, di mana masyarakat enggan berkomunikasi bahkan bersentuhan. Padahal sudah jelas faktor tertular HIV hanya ada dua yakni, penggunaan jarum suntik dan berhubungan intim bebas. Masyarakat pun masih banyak yang tidak paham terkait penularan virus tersebut.

Janne Antin dari Finlandia didiagnosis terinfeksi  AIDS HIV-positif ini memutuskan untuk membiarkan dunia tahu bahwa dia juga adalah korban, melihat dampak yang dia alami, baik fisik maupun psikologis. Namun, dirinya memilih cara yang tergolong tidak biasa. Itulah sebabnya Janne pergi ke tempat umum publik dengan papan tulisan yang berbunyi, “Saya positif HIV. Sentuhlah saya!”

Janne dengan berani berdiri sendiri di jalanan Helsinki dengan tangan tebuka dan mata terpejam, saat orang-orang lalu lalang di depannya. Beberapa terkejut, beberapa terdiam, dan beberapa tampak tidak peduli.

Seperi yang dimuat dalam erabaru.net, saat Janne berdiri di sana dan tidak mendapat reaksi apapun, dia mulai merasa tidak nyaman. Lalu, tiba-tiba dia merasakan sesuatu … sebuah tangan yang peduli, mulai menyentuhnya.

Youtube SS: Yle Kioski

Perlahan-lahan, satu demi satu, orang-orang dari semua lapisan masyarakat mulai merespon. Beberapa anak kecil bahkan berlari ke arahnya dengan tangan terbuka dan kemudian memeluknya erat-erat.

Youtube SS: Yle Kioski
Youtube SS: Yle Kioski
Youtube SS: Yle Kioski

Seorang ibu menjelaskan pada anaknya perihal apa yang sedang dilakukan Janne. Seorang wanita tua datang untuk menawarkan dukungan, seorang wanita muda melingkarkan lengannya di sekeliling pundaknya.

Youtube SS: Yle Kioski
Youtube SS: Yle Kioski

Mereka semua datang mendekat dan Janne berterima kasih pada setiap orang asing yang peduli padanya, sambil berusaha menahan air mata.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), percaya bahwa banyak orang ragu untuk menjalani pengujian HIV. Jika mereka tidak mengumpulkan keberanian untuk diuji, mereka takut memberi tahu orang lain tentang hasil diagnosis mereka atau bahkan menolak, juga menolak untuk menggunakan obat anti-retroviral. Pada akhirnya, hal-hal itu justru dapat menyebabkan penyebaran penyakit lebih lanjut dan lebih luas lagi.

Janne membuka hatinya dan disambut dengan banyak hati yang penuh kasih. Video menakjubkan tentang apa yang dilakukannya ini telah dilihat jutaan kali.

Lihatlah betapa kepedulian dan cinta kasih, dapat memberi makna sangat mendalam, serta dapat merubah kehidupan seseorang!

Watch Video:

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here