DKT Indonesia Kampanyekan #UbahHidupLo, Dalam Rangka Hari Aids Sedunia 1 Desember

0
243
Press Conference #ubahhiduplo untuk Indonesia Sehat (Foto Via marketplus.co.id)
- Advertisement -

Hari ini, tepat pada tanggal 1 Desember, secara global penduduk dunia memperingati Hari AIDS sedunia. Momen ini diperingati buat menumbukan kesadaran terhadap penyakit AIDS yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV. Selain itu hari ini juga sekaligus sebagai momen buat mensupport dan #UbahHidupLo untuk Indonesia Sehat.

Konsep Hari AIDS pertama kali digagas pada pertemuan Menteri Kesehatan sedunia mengenai progam-progam buat Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Semenjak saat itu, peringatan ini mulai diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasonal, dan yayasan amal di seluruh dunia.

Hari AIDS sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat untuk Progam AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia. Bunn dan Netter menyampaikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Progam AIDS Glbal (UNAIDS). Dr Mann menyukai konsepnya dan sepakat dengan rekomendasi bahwa peringatan pertama Hari AIDS sedunia akan diselenggarakan pada 1 Desember 1988, seperti dikutip dari Wikipedia.

Menyadari akan pentingnya keterlibatan masyarakat luas dalam upaya penanggulangan HIV-AIDS, DKT Indonesia organisasi Pemasaran Sosial yang bergerak di bidang penyedia alat kontrasepsi yang terkenal dengan Kondom Sutra, Kondom Fiesta, dan juga Kontrasepsi Andalan, mengadakan kampanye #UbahHidupLo untuk Indonesia Sehat guna memperingati Hari AIDS Sedunia 2017. Juan Enrique Garcia, President Director DKT Indonesia mengungkapkan “Kami melihat bahwa upaya pencegahan HIV-AIDS di Indonesia masih terkendala persepsi masyarakat, salah satunya karena kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan seksual reproduksi. Untuk itu melalui #UbahHidupLo, mari bersama-sama menerapkan hidup sehat, untuk mewujudkan Indonesia sehat, Indonesia bebas HIV-AIDS di tahun 2030”.

Ditemui dalam Press Conference #UbahHidupLo untuk Indonesia Sehat, dr. Wiendra Waworuntu, M. Kes Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan RI mengungkapkan “Penanggulangan HIV-AIDS di Indonesia menghadapi berbagai macam tantangan yang kompleks, sehingga membutuhkan kerja-sama dari semua pihak. Mulai dari cakupan pencegahan dan pengobatan HIV, penguatan kualitas pelayanan kesehatan, regulasi yang tepat dan efektif, juga penghapusan stigma dan diskriminasi. Untuk mendukung terwujudnya program 3 Zero, Pemerintah memperkuat komitmen yang salah satunya berfokus pada upaya penggunaan kondom sebagai dual proteksi, perbaikan akses pelayanan kesehatan, dan juga penguatan edukasi kepada kalangan berisiko”.

Sementara itu, Pierre Frederick selaku Deputy GM Consumer Healthcare DKT Indonesia menjelaskan bahwa perayaan Hari AIDS Sedunia telah menjadi agenda utama DKT Indonesia setiap tahunnya. Pada tahun ini, selain menyelenggarakan Press Conference untuk meneguhkan komitmen bersama antara Pemerintah, DKT Indonesia dan juga media massa guna bersama-sama menyukseskan program 3 Zero (Zero HIV infection, Zero stigma and discrimination and Zero AIDS related death). DKT Indonesia juga akan turun langsung ke masyarakat melalui kegiatan edutainment menarik, dengan menghadirkan #UbahHidupLo Dance4Life pada acara Car Free Day 03 Desember 2017 mendatang. Semua masyarakat umum bisa turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dance4Life merupakan global movement yang ditujukan bagi anak muda di seluruh dunia untuk menari, sekaligus mencegah penyebaran infeksi HIV-AIDS di dunia.

“Kami sengaja mengemas kampanye pencegahan HIV-AIDS  dengan cara yang menyenangkan, menginspirasi, dan juga menggunakan metode yang menarik bagi masyarakat. Saat ini kampanye #UbahHidupLo telah berhasil menjangkau lebih dari 10.000 masyarakat di 23 Pelabuhan seluruh Indonesia dan juga berhasil menduduki trending topic twitter pada bulan Januari lalu. Menyusul keberhasilan tersebut, kali ini kami kembali meluncurkan video spes ial Hari AIDS Sedunia 2017 yang mengangkat perjuangan Ibu Hages, seorang ODHA dan juga pendiri LSM Kuldesak yang inspiratif,yang berhasil membuktikan bahwa HIV bukanlah hambatan seseorang untuk tetap berkarya”. Tambah Daniel Tirta selaku Project Manager #UbahHidupLo menjelaskan.

Disela acara, Hages Budiman, pendiri LSM Kuldesak mengungkapkan “Menurut saya kesadaran masyarakat untuk selalu menerapkan hidup sehat dengan TTM dimanapun dan kapanpun merupakan hal yang utama untuk mencegah HIV saat ini. Karena walau bagaimanapun, pencegahan HIV dimulai dari diri kita masing-masing. Selain itu, sebagai seorang ODHA saya ingin berpesan kepada masyarakat bahwa seorang ODHA mempunyai hak yang sama dalam pekerjaan, pendidikan, lingkungan, dan juga pelayanan kesehatan. Jadi, jangan jauhi mereka yang hidup dengan HIV positif dan dukung semangat mereka untuk hidup”.

Sumber: http://marketplus.co.id/2017/11/kampanye-ubahhiduplo-dalam-rangka-hari-aids-sedunia-1-desember

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here